PERAN
PELATIH PEMBINA PRAMUKA SEBAGAI KONSULTAN MANAJEMEN KEPRAMUKAAN
DI GUGUS DEPAN
OLEH
WASIAT
,SPd.MM.Pd
KWARTIR
CABANG
GERAKAN
PRAMUKA KOTA BANDAR LAMPUNG
2026
PERAN PELATIH PEMBINA PRAMUKA SEBAGAI KONSULTAN MANAJEMEN KEPRAMUKAAN DI GUGUS DEPAN
ABSTRAK
Pramuka
adalah merupakan Gerakan Pendidikan, dan bukan organisasi ekstrakulikuler
biasa, organisasi ini teratur dan terstruktusr dari pusat sampai dengan tingkat
yang paling rendah yaitu Gugus Depan. Gugus Depan (Gudep) merupakan ujung
tombak Gerakan Pramuka. Keberhasilan pembinaan di Gudep sangat ditentukan oleh
kualitas manajemennya. Namun faktanya, banyak Gudep yang dikelola secara apa
adanya, tanpa perencanaan yang sistematis. Hal ini dapat disebabkan karena gugus depan belum
memiliki tenaga tenaga baik Kamabigus, Ketua
Gugus Depan serta pembina pembinanya belum memahami aturan gerakan pramuka,belum
memiliki ketrampilan dalam pengelolaan administrasi maupun ketrampilan dalam
membina Pramuka. Sehingga kegiatan keparamukaan dilaksanakan dengan apa adanya.
Di sinilah peran Pelatih Pembina Pramuka menjadi krusial, tidak hanya sebagai
pengajar di Kursus, tetapi sebagai konsultan manajemen kepramukaan. Sehingga
kegiatan kepramukaan dapat terlaksana sesuai dengan aturan aturan yang berlaku dan
dapat terwujud Gugus Depan yang tertib,
maju, dan berprestasi.
Gugus Depan adalah satuan organik terdepan dalam Gerakan Pramuka tempat berkumpulnya peserta didik dari berbagai golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Secara ideal, Gugus Depan seharusnya menjadi laboratorium pendidikan karakter yang dinamis. Namun dalam realitas di lapangan, kita sering menemukan fenomena Gugus Depan yang hidup segan mati tak mau. Kegiatannya hanya upacara bendera, latihan tidak rutin, administrasi berantakan, pembina berganti-ganti tanpa kaderisasi, dan tidak memiliki Rencana Kerja tahunan. Permasalahan tersebut pada dasarnya bukan karena kurangnya semangat pembina, melainkan karena lemahnya manajemen Gugus Depan . Selama ini banyak pembina yang memahami Pramuka hanya sebagai kegiatan baris-berbaris dan tali-temali, padahal Pramuka adalah sebuah sistem pendidikan yang memerlukan manajemen yang modern. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga menegaskan bahwa pengelolaan Gudep Gugus Depan harus dilakukan secara profesional. Untuk mencapai itu, Gudep membutuhkan pendamping yang memiliki kompetensi lebih tinggi. Itulah Pelatih Pembina Pramuka .Selama ini persepsi umum tentang Pelatih adalah orang yang tugasnya hanya melatih di Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML). Padahal dalam Petunjuk Penyelenggaraan Pusdiklat, peran pelatih jauh lebih luas. Salah satu peran strategis yang sering terlupakan adalah sebagai Konsultan Manajemen Kepramukaan di Gudep. Pelatih harus menjadi dokter organisasi yang mampu mendiagnosis penyakit manajemen Gudep dan memberikan resep penyembuhannya.
Secara etimologi, konsultan adalah seorang ahli yang memberikan nasihat profesional. Jika di dunia bisnis ada konsultan manajemen, maka di dunia kepramukaan ada Pelatih Pembina Pramuka sebagai konsultan manajemen. Perbedaan mendasar antara pembina dan pelatih adalah pada level berpikirnya. Pembina berpikir tentang bagaimana membina peserta didik hari ini. Sedangkan pelatih berpikir tentang bagaimana membina pembina agar mampu membina peserta didik dengan lebih baik untuk jangka panjang. Oleh karena itu, pelatih tidak boleh intervensi langsung membina peserta didik di Gudep, melainkan membina sistemnya. Peran penulis sebagai pelatih sebagai konsultan ini bersifat non-struktural dan non-instruktif. Artinya penulis sebagai pelatih tidak menjadi Ketua Gudep, tidak mengambil alih keputusan, tetapi hadir sebagai mitra kritis yang memberikan pertimbangan, alternatif solusi, dan pendampingan.
B. PEMBAHASAN
Sebagai anggota Pramuka kita selalu berusaha agar Pendidikan Kepramukaan dapat terus berjalan dengan dan berkembang sehingga terus dapat membantu mendidik ,membina . serta melatih adik adik kita menjadi pemuda yang cerdas ,disiplin berani trampil dan berkarakter yang baik, sehingga dapat mendudung terwujudnya generasi emas tahun 2045. Untuk itu penulis terus berusaha tidak hanya menjadi pembina, pelatih dan konsultan tidak hanya di Gugus depan penulis tetapi juga digugus depan gugus depan yang lain melalui kegiatan pendidikan pelatihan, musyawarah serta kegiatan kegiatan yang lain yang dilakukan oleh kwarting cabang kepada anggota Pramuka muda maupun anggota dewasa. Berikut adalah beberapa kegiatan penulis.
1. Aktititas penulis sebagai pelatih sekaligus kamabigus
Selain itu juga menyediakan anggaran untuk pengadaan sarana prasarana, mengikuti berbagi kegiatan latihan serta perlombaan .untuk meningkatkan kemampuan kompetensi pembina. Penulis juga menyarankan dan memfasilitasi agar para pembina mengikuti berbagi pelatiah, misalnya Kursus Mahir Dasar ,Kursus Mahir Lanjut. Karang Pamitran, Galang Ajar dan lain sebagainya.
Penulis juaga sebagi penghubung antar Gugus Depan dengan Gugus Depan lain, Kwartir ranting, dan instanti instansi lain.
2. Aktivitas penulis sebagai waka II Binawasa
Adapun kegiatan umum tentang pembinaan orang dewasa seperti :
b. Menyusun kegiatan Orientasi Mabigus, Mabi,Pamong Saka Instruktur saka
c. Pengelolaan Pusdilacab/Pusdikatran .
d. Kursus Pamong saka
e. Kursus pengelolaan Kwartir
f. Serta program program sosial atau Pramuka peduli
3. Aktifitas penulis sebagai Pelatih
Adapaun kegian kegiatan tersebut adalah :
1. Tahun 2025, Penulis
sebagai waka II Binawasa
|
No |
Kegiatan |
Tempat |
Pencapaian Progja |
Keterangan |
|
1 |
2 |
2 |
3 |
4 |
|
|
Rapat
Korps Pelatih Kwarcab Bandar Lampung |
Ruang
Pusdiklatcab Radin Inten |
13 Januari 2025 |
20 Orang |
|
|
Kmd
Gol Siaga – Stkip Pgri |
Samar
Scout Camp |
22-27 Februari 2025 |
120 Orang |
|
|
Tc
Karang Pamitran Daerah |
Aula
Kwarcab Kota Bandar Lampung |
26 Juli 2025 |
30 Orang |
|
|
Pelepasan
Karang Pamitran Daerah Lampung Ke- Kwartir Daerah Lampung |
Aula
Kwarcab Kota Bandar Lampung |
04 Agustus 2025 |
30 Orang |
|
|
Perkemahan
Karang Pamitran Daerah |
Buper
Pusdiklatda Intan Pura |
04-08 Agustus 2025 |
24 Peserta |
|
|
Kursus
Orientasi Ka Mabigus Se- Kwarcab Kota Bandar Lampung |
Gsg
Karya Bakti Herman Hn |
25-26 Agustus 2025 |
157 Peserta |
|
|
Karang Pamitran Cabang Bagi Pembina(Bindam Jambore) |
Bupercab Kota Bandar Lampung |
27-30 Agustus 2025 |
200 Peserta |
|
|
Kmd
& Kml Kamabigus Sd/Mi, Smp/Mts
Se Kota Bandar Lampung |
Gsg
Karya Bakti Herman Hn |
15 – 21
September 2025 |
Kmd 103
Peserta, Kml 59 Peserta |
|
|
Kursus
Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (Kpd) |
Kota
Bumi Udik Lampung Utara. |
23-28 September 2025 |
1 Peserta |
|
|
Kmd
Guru / Pembina Sd/Mi, Smp/Mts Se
Kota Bandar Lampung |
Gedung
Slb Darma Pertiwi Dharma Bakti – Kemiling |
27 Okt- 02 Nov 2025 |
198 Peserta
(Penggalng 150, Siaga 48) |
|
|
Kmd
Sako Sit Cab Kota Bandar Lampung |
Smpit
Auladina Indonesia |
24-29 Desember 2025 |
58 Peserta |
2. Tahun 2026
|
No |
Kegiatan |
Tempat |
Pencapaian Progja |
Ketera ngan |
|
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
|
|
Rapat
Persiapan Kmd - Kml Ka. Mabigus Se Kota Bandar Lampung |
Ruang
Mabicab Kwarcab Kota Bandar Lampung |
09 Januari 2026 |
Terlaksana |
|
|
Visitasi
Gudep |
Smpn 11 Bandar
Lampung |
20-21
Februari 2026 |
Terlaksana |
|
|
Visitasi
Gudep |
Sdn 4 Way Laga |
20-21
Februari 2026 |
Terlaksana |
|
|
Visitasi
Gudep |
Sman 1 Bandar
Lampung |
20-21
Februari 2026 |
Terlaksana |
|
|
Visitasi
Gudep |
Smpn 22 Bandar
Lampung |
20-21
Februari 2026 |
Terlaksana |
|
|
Kmd
Stkip Pgri |
Samar Scout Camp |
07-12
April 2026 |
Terlaksana |
|
|
Kpd
Mandiri 2026 |
Pusat
Pendidikan Dan Pelatihan Nasional (Pusdiklatnas) |
16-22 Juni 2026 |
Partisipasi |
|
|
Kpd
mandiri 2026 |
Pusdiklatda |
Juni 2026 |
Partisipasi |
|
|
Pendadaran
dan bimtek |
Pusdiklatcab
Radin
inten |
Juni 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Kmd-kml
bagi pembina pramuka se kota bandar lampung |
Bupercab
sukohati ragom gawi |
Juni 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Pendadaran
calon pembina mahir |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
17 – 24 juni 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Pitaran
pelatih |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
Juli 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Pendidkan dan
pelatihan intruktur muda (ppim) |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
September 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Kmd-kml
bagi pembina pramuka se kota bandar lampung |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
September 2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Karang pamitran cabang |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
28 september
2026 |
Menyesuaikan |
|
|
Kemah gabungan organisasi wanita (gow) |
Bupercab
sukohati ragom gawi – kepayang |
22
desember 2026 |
Menyesuaikan |
Setelah mengikuti Kursus Pelatih dasar. Maka dalam Kegiatan Kusrsus Mahir Dasar dan Kursus mahir lanjut serta kegiatan yang lain , penulis diberikan kesempatan untuk memberikan materi kursus dengan bimbingan dan pendampingan dari pelatih lain yang lebih senior,
Bahkan pada saat kegiatan Kursus Mahir Dasar dan Kursus Mahir Lanjut bagi pembina yang dilaksakan oleh Pusdiklat Kwartir Cabang kota Bndar Lampung penilu ditunjuk menjadi Pinsus untuk Kursus mahir Dasar. Disinilah penulis bersama sama dengan panitia serta kapus Diklat, merancang kegiatan, membuat jadwal kegiatan, memilih para pemateri atau nara sumber,serta terus melaksanakan pemantauan agar seliruh peserta dapat mengikuti semua kegiatan yang telah di tetapkan. Dan akhirnya menyusun laporan
C. KESIMPULAN
Dari data data diatas dapat penulis simpulkan bahwa
- Kegiatan
penulis sebagai waka II Bina Wasa ,
sebelum mengikuti Kursus Petaih Dasar dan otomatis belum menjadi pelatih adalan
melaksanakan kegiatan kegaiatan kepramukaan, baik sebagai kamabigus maupun
sebagai Waka II Binawasa, mengkoordinir kegiatanPpramuka Dewasa , serta
bekerjasama dengan Pusdiklat baik cabang, daerah ataupun nasional untuk
melaksanakan kegiatan Kursus dan kegiatan lain
- Pada saat menjadi pelatih melaksanakan kegaiatan pelatihan serta kansul tasi konsultasi kepada para pembina, kamabigus dalam menjalankan kegiatan kegiatan Gugus Depan agar dapat berjalan sesuai dengan aturan Ad ART Pramuka.
Dalam kegiatan Kepramukaan selama bertugas di SMP negeri 14 Bandar Lampung, penulis sebagai pembina bersama sama dengan pembina yang lain melaksanakan kegiatan kepramukaan , juga sebagi kamabigus yang berperan untuk terus mendukung kegiatan kegiatan Pramuka, selain itu penulis juga berperan sebagai konsultan yang memberikan masukan infomasi, saran kepada para pembina baik di GugusDepan sekolah yang penulis pimpin maupun juga kepada para pembina pembina pramuka di kwarcab kota bandar lampung, melaui berbagai kegiatan misalnya perkemahan, Kursus Mahir dasar, Kursus Mahir Lanjut dan lain lain, agar pembinaan Kepramukaan dapar berjalan dengan baik.
Bandar Lampung, Oktober 2026
Wasiat, S.Pd., M.M.Pd.
PERAN PELATIH PEMBINA PRAMUKA SEBAGAI KONSULTAN MANAJEMEN KEPRAMUKAAN DI GUGUS DEPAN